Remaja Habiskan Rp 195 Juta Untuk PUBG, Sekarang Kabur!

Remaja yang baru saja berusia 16 tahun yang berasal dari Mumbai, India baru saja dikabarkan kabur dari rumah setelah ia menghabiskan 1 juta Rupee atau sekitar Rp 195 juta untuk membeli mata uang virtual yang ada di game PlayerUnknown’s Battlegrouds (PUBG).

Uang itu bukanlah jumlah yang sedikit. Dan remaja tersebut menghabiskannya tanpa pengetahuan orang tuanya.

Uang ratusan juta itu diambil dari rekening bank milik orang tuanya tanpa diketahui oleh mereka. Remaja yang berjenis kelamin laki – laki tersebut awalnya sempat memberi tahu orang tuanya jika ia mau mengeluarkan uang untuk memainkan game online.

Setelah ketahuan sudah menghabiskan Ro 195 juta hanya untuk game PlayerUnknown’s Battlegrouds (PUBG), remaja itu pun langsuhng dihukum oleh orang tuanya.

Tak lama setelah itu, sang remaja kabur dari rumah serta meninggalkan catatan yang mengatakan bahwa ia tak akan pulang ke rumah.

Lalu di tanggal 25 Agustus, orang tua dari remaja tersebut pun langsung mendaftarkan laporan orang hilang ke kepolisian setempat.

Pihak kepolisian pun langsung melakukan pencarian besar – besaran. Sehari setelah laporan itu diberikan, polisi pun menemukan remaja itu karena informasi dari temannya serta rekaman dari CCTV.

Remaja tersebut ditemukan di Andheri, wilayah Mumbai. Saat ditemukan, polisi tak langsung memulangkan anak tersebut namun membekalinya dengan nasihat dan konseling. Setelah itu, remaja itu pun dipulangkan ke rumahnya.

Remaja itu pun ditemukan di lokasi yang cukup jauh dari rumahnya saat itu. Kepada sang polisi, orang tua remaja itu mengatakan bahwa putra mereka ini sudah kecanduan dengan game PlayerUnknown’s Battlegrouds (PUBG).

Bahkan, ia sampai tak berpikir dua kali lagi untuk menghabiskan uang dalam jumlah yang besar. Orang tua serta remaja itu pun kemudian dinasihati oleh polisi.

Polisi juga memberikan saran kepada orang tua dari anak tersebut agar anaknya tak ditekan maupun dihujani dengan banyak pertanyaan saat sampai di rumah. Karena, remaja itu terbilang pendiam serta kepribadiannya sensitif.

Polisi lainnya juga memberikan masukan kepada sang orang tua agar mereka terus memantau aktivitas anak mereka sendiri agar terhindar dari maraknya kasus penipuan di dunia maya yang biasanya menargetkan pengguna di bawah umur.

Tak seperti versi mobile nya, PUBG versi konsol dan PC nya memang tak ikut diblokir di negara India sana.

Namun, saat ini PlayerUnknown’s Battlegrouds (PUBG) pun sudah kembali lagi dengan nama baru yaitu Battlegrouds Mobile India.

Walaupun kasus tadi tak dipermasalahkan, namun menggunakan uang orangtua tanpa izin merupakan perbuatan yang tercela sebagai efek negatif yang bisa dihasilkan dari kecanduan game.

Di India, kejadian yang sudah melibatkan game PUBG memang seringkali terjadi. Sekitar awal tahun 2020 lalu, remaja 17 tahun dibunuh oleh temannya sendiri, setelah tidak bisa membayar utang 75.000 rupee (sekitar Rp 14,6 juta) yang dipinjamnya untuk membeli item virtual di PUBG.