Bocah di Depok Kehilangan Ponsel Setelah Diimingi Top Up Game

Game online atau yang sering disebut dengan online games merupakan sebuah permainan yang dimainkan di dalam suatu jaringan baik LAN maupun interhnet, permainan ini biasanya dimainkan secara bersamaan dengan pemain yang tak terbatas banyaknya.

Game online memang bisa memberikan kesenangan bagi pemainnya. Namun, tak jarang pula orang – orang malah merugi karena memainkan game online ini.

Salah satunya adalah dengan maraknya terjadi penipuan yang mengatas Namakan game online tersebut.

Seperti kejadian yang baru saja terjadi di Depok dimana ada seseorang yang menipu bocah dengan mengiming – iminginya dengan top up game.

Seorang bocah di Beji, Depok, menjadi korban pencurian. Bocah tersebut kehilangan handphone setelah diiming – imingi top up game online.

Peristiwa i8tu pun viral di sosial media, dalam video yang beredar, disebutkan peristiwa itu terhadi di Jl Cenderawasih, Beji, Depok.

“Anak saya sedang bermain game bersama teman-temannya, tiba-tiba pelaku menghampiri anak-anak dan mengajak untuk membeli paketan game untuk bermain game Mobile Legends. Namanya anak-anak percaya aja,” tulis narasi di video itu, Senin 23 Agustus 2021.

Di dalam video tersebut disebutkan bahwa korban diberi uang Rp 20 ribu oleh pelaku untuk isi paket data. Korban kemudian diajak pergi meninggalkan teman – temannya yang sedang asik bermain game.

Namun, bukannya diajak top up game online, pelaku malah menurunkan korban di tengah jalan. Setelah itu pelaku membawa kabur ponsel korban.

“Anak saya jadi korban dikasih uang Rp 20 ribu diajak ikut pelaku naik motor katanya mau isi paket game. Anak saya diturunkan di tengah jalan dan handphone-nya diambil pelaku,” lanjutnya.

Kapolsek Beji Kompol Agus Khoeron mengatakan pihaknya saat ini sedang menyelidiki kasus itu, agus menyebut pelaku mengiming – iming korban dengan isi ulang paket.

“Sudah dalam penyelidikan, motifnya anak-anak ditawari top up game online di handphone mereka yang sedang bermain bola di halaman rumah,” kata Agus saat dihubungi.

Modus pelaku kemudian meminjam gawai milik korban. Belum sampai diisi, pelaku menurunkan korban di lapangan Hawai dan membawa kabur gawai tersebut.

“(Pelaku pura-pura) untuk mengecek handphone, dipinjam langsung dibawa kabur. Dibawa sampai di lapangan Hawai juga di Indomaret dekat lapangan Hawai karena diiming-imingi mau dibelikan top up game online,” tuturnya.