Serba serbi Turnamen Esport Terbesar : The International 10

The International atau yang biasa dikenal sebagai TI adalah ajang bergengsi yang biasa diselenggarakan setiap tahun oleh Valve. Valve adalah perusahaan pengembang game yang berasal dari Amerika Serikat.

Salah satu game yang paling fenomenal dan memiliki banyak penggemar adalah Dota 2.

The International ini atau yang biasa disebut sebagai TI ini merupakan kompetisi yang ditujukan untuk game Dota 2. Karena kondisi dunia yang tidak baik-baik saja pada saat tahun 2020, maka TI yang harusnya diselenggarakan pada tahun itu harus diundur ke tahun 2021.

Biasanya pemilihan tempat The International ini adalah kota-kota besar dari beberapa negara. Untuk TI10 ini akan diadakan di kota Stockholm, Swedia. Nama tempat yang akan digunakan untuk The International 10 nanti adalah Avicii Arena. Cukup unik yah.

Penggunaan nama Avicii sebagai bentuk bentuk penghormatan pada musisi asal Swedia, Avicii yang meninggal akibat bunuh diri pada Mei 2018 silam. Nama Avicii Arena pun resmi digunakan pada Mei 2021 kemarin.

Selain akan digunakan untuk The International 2021 atau TI10, Avicii Arena juga akan menyelenggarakan CS:GO Stockholm Major bulan Oktober mendatang.

The International 10 ini akan dilaksanakan secara offline dengan tetap memperhatikan protocol Kesehatan yang ada di Stockholm, mengingat masih maraknya kasus covid-19 yang tak kunjung berakhir ini.

Babak grup The  International 10 akan dimulai pada tanggal 5 sampai 8 Agustus 2021 dan akan menuju langsung ke main event yang akan dilaksanakan pada tanggal 10 Agustus 2021.

Kemudian babak final akan dilaksanakan pada tanggal 15 Agustus 2021 untuk memperebutkan gelar juara yang biasa disebut sebagai TI Winner. Hadiah yang dapat diperebutkan kali ini bernilai sebesar 40 juta dollar Amerika atau setara dengan 570 milyar Rupiah.

Memang Ketika membicarakan The International, hadiah yang akan dimenangkan akan selalu berjumlah sangat besar mengingat valve juga biasa membuat event Battle Pass The International yang biasanya para player akan menghabiskan banyak uang pada event ini.

Karena event Battle Pass ini biasa memberikan hadiah-hadiah eksklusif yang tidak bisa dijual ataupun diberikan pada orang lain dan jika mencapai level ribuan, valve akan mengirimkan hadiah berupa replika dari Aegis of The Immortal dengan ukuran yang berbeda dari aslinya.

Aegis of The Immortal adalah tropi yang akan didapatkan ketika sebuah tim memenangkan The International.

Untuk tahun ini, jumlah hadiah yang sudah terkumpul merupakan hadiah yang memecahkan rekor hadiah terbesar dari suatu turnamen di dunia.

Turnamen The International 10 ini akan diikuti oleh beberapa tim Dota 2 terbaik yang berasal dari seluruh penjuru dunia yang saat ini masih saling bersaing dalam turnamen lain yaitu Dota Pro Circuit 2021.

Daftar tim-tim yang diundang adalah sebagai berikut, Evil Geniuses, PSG.LGD, Virtus.pro, Quincy Crew, Invictus Gaming, T1, Vici Gaming, Team Secret, Team Aster, Alliance, Beastcoast, Thunder Predator.

Berita baik untuk The International 10 ini adalah adanya player Indonesia yang berhasil masuk dan bisa bermain di ajang turnamen bergengsi ini yaitu The International 10.

Player yang berasal dari Indonesia itu adalah Xepher dan Whitemon. Hal ini merupakan suatu kebanggaan bagi negara kita karena sudah bisa mencapai ranah internasional.

Kita harus mendukung terus atlit-atlit e-sport dalam negeri untuk terus meningkatkan skill agar bisa go international juga untuk mengharumkan nama bangsa.

Dengan tertundanya The International selama setahun, akankah The International 10 ini akan dilaksanakan dengan cara yang berbeda. Apakah aka nada event-event lain yang diselenggarakan pada saat turnamen The International 10 nanti.